Visitor Paviliun Indonesia di WEM Pecah 17.600 Orang/ Hari

Back to Home

wemindopos.co.id – Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Nus Nuzulia Ishak mengatakan, jumlah pengunjung Paviliun Indonesia di ekspo perdagangan dunia, World Expo Milano(WEM) 2015 di Milan, Italia mencapai angka 17.600 orang per hari.

“ Memang pada pertama buka pengunjung paviliun hanya menyentuh  angka 2000 an orang,” ujar Nus Nuzulia Ishak kepada indopos.co.id, Jumat(13/6).

Ia menuturkan, negara Indonesia adalah satu dari 146 negara yang memeriahkan WEM 2015 di Milan, Italia. Sinergi antara pemerintah dan swasta merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan. Sehingga paviliun Indonesia menjadi paviliun paling banyak dikunjungi dan mengalahkan paviliun milik negara-negara di Asia.

“ Problem yang kita temukan pertama kali buka adalah banyak terhambatnya benda-benda display di kantor pabean serta adanya demontrasi di Milan. Seluruh Paviliun normal pada 8 Mei 2015,” ungkapnya.

Menyikapi WEM yang masih berlangsung hingga enam bulan kedepan, pihaknya sudah akan melibatkan beberapa kementerian dan pihak swasta.

Ia menyebutkan, beberapa kementerian sudah dilibatkan pada paviliun Indonesia di WEM 2015. Di antaranya: Kementerian Koperasi dan UKM  dengan menampilkan demo dan produk batik kamasan dari Bali yang bertujuan untuk memperkenalkan produk UKM, KBRI Roma mempersembahkan Tari topeng Bali oleh I Made Djimatdan Enrico Masseroli yang berhasil memukau para pengunjung Paviliun Indonesia.

“ Gelar ini dilakukan pada  tanggal 17 Mei 2015, dengan tujuan memperkenalkan keanekaragaman tradisi budaya Indonesia kepada para pengunjung Expo Milan,” katanya.

Kemudian, Kementerian Pertanian dengan melaksanakan Forum Bisnis dengan mengundang para buyers untuk memperkenalkan produk hasil pertanian Indonesia melalui demo produk dan juga pertemuan bisnis.

Untuk Kemenko Kemaritiman  mengkoordinasikan peringatan World Ocean Day pada tanggal 7 Juni 2015 dimeriahkan dengan kedatangan KRI Banjarmasin yang membawa 115 taruna AAL, 136 ABK, 32 taruna KKP yang melakukan pertunjukan Kirab Kota Genderang Suling “Gita Jala Taruna” dan beberapa tarian tradisional Indonesia serta permainan angklung.(nas)

Sumber :

http://www.indopos.co.id/2015/06/visitor-paviliun-indonesia-di-wem-pecah-17-600-orang-hari.html