Ternyata, Proyek Ini Bisa Naikkan Nilai Investasi

Back to Home

Selasa, 12 Januari 2016 | 00:35

444

indopos.co.id – PT Adhi Karya menaikkan nilai investasi proyek kereta api ringan atau light rail transit (LRT) tahap pertama dari semula Rp 17 triliun menjadi Rp 34 triliun.

Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan mengatakan, proyeksi kenaikan investasi LRT merujuk pada isi peraturan presiden (perpres) terkait kereta ringan yang menyebut panjang rel tahap pertama bertambah menjadi 84 kilometer (km). Semula, LRT tahap pertama diperkirakan sekitar 40 km. Tahun lalu, lanjut Kiswo, Adhi Karya menggelar penawaran umum terbatas (PUT) I dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue senilai Rp 2,74 triliun. Adhi menerbitkan sebanyak 1,75 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 1.560 per saham.

“Untuk tambahan modal nanti, akan kami gunakan pinjaman bank yang ditarik secara bertahap. Pada tahap pertama, konstruksi LRT mencakup tiga fase, Cibubur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas, dan Bekasi Timur-Cawang,” ungkap Kiswo di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Sebagian dana tersebut, lanjut Kiswo, digunakan untuk membiayai proyek LRT beserta stasiun dan properti pendukungnya dengan konsep transit oriented development, termasuk fasilitas park and ride. Pada 9 September, Adhi Karya telah meresmikan dimulainya pembangunan LRT. Peresmian proyek dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Terkait pinjaman, Kiswo belum dapat menyebutkakn nilai pinjaman bank secara persis yang akan dijajaki. Namun, sebelumnya dia pernah mengatakan, perseroan berencana menunjuk PT Bank Mandiri sebagai lead bank dalam proses penjajakan pinjaman sindikasi senilai Rp 8,79 triliun kepada China Development Bank (CDB).

LRT akan dibangun atas kerja sama BUMN lain seperti PT Jasa Marga Tbk, Perum PPD, PT Rajawali Nusantara Indonesia, Bulog, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), BNI, Bank Mandiri, dan BTN. Kerja sama tersebut meliputi pengembangan lahan untuk transit oriented develoment properti sepanjang lintas pelayanan LRT, pembiayaan, konstruksi, dan operasional. (ers)

Sumber :

http://www.indopos.co.id/2016/01/ternyata-proyek-ini-bisa-naikkan-nilai-investasi.html