Rupiah Akan Kuatkan Ketahanan Perekonomian Nasional

Back to Home

Rabu, 30 Mar 2016 | 18:22  WIB

Aris Wasita

20160330182224uangilus

Semarang, Antara Jateng – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyatakan mata uang rupiah akan menguatkan ketahanan perekonomian nasional.

“Dari sisi ekonomi, kita sering merasakan rupiah tertekan oleh mata uang asing, tingginya penggunaan valuta asing memberikan tambahan tekanan terhadap pelemahan nilai tukar rupiah dan menyebabkan ekonomi kita rentan terhadap gejolak,” kata Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jateng Eko Purwanto pada acara sosialisasi penggunaan rupiah di wilayah NKRI di Semarang, Rabu.

Oleh karena itu, diharapkan masyarakat selalu mencintai dan menggunakan mata uang rupiah agar rupiah dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Kepercayaan masyarakat domestik dan internasional terhadap rupiah akan menguatkan ketahanan perekonomian nasional sehingga rupiah memiliki martabat baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” katanya.

Sementara itu, kewenangan BI di bidang pengelolaan uang rupiah adalah menentukan keaslian rupiah. Oleh karena itu, pihaknya selalu berupaya untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai tanda atau ciri-ciri keaslian rupiah kepada masyarakat.

“Dalam pelaksanaannya tentu kami tidak dapat melakukan sendiri. Kami memerlukan dukungan serta bantuan seluruh pihak terkait terutama masyarakat,” katanya.

Eko mengatakan, untuk sosialisasi ciri-ciri keaslian rupiah kepada masyarakat terus dilakukan baik melalui pertemuan formal maupun nonformal di antaranya di bidang pendidikan dan bazaar.

“Kegiatan seperti ini juga dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap peredaran uang palsu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan edukasi kewajiban penggunaan rupiah di NKRI dan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada pengusaha hotel, restoran, tour and travel, serta penyelenggara haji dan umroh.

“Kami harapkan para pengusaha ini tetap bertransaksi menggunakan rupiah sesuai dengan peraturan BI nomor 17/3/PBI/2015 tanggal 31 Maret 2015 tentang kewajiban penggunaan rupiah di wilayah NKRI,” katanya.

Dengan begitu diharapkan pemahaman masyarakat terhadap sistem keuangan dan sistem pembayaran akan semakin baik sehingga dapat mendukung sistem keuangan yang stabil dan sistem pembayaran yang aman, lancar, dan efisien.

Editor : Hernawan W

Sumber :

http://www.antarajateng.com/detail/rupiah-akan-kuatkan-ketahanan-perekonomian-nasional.html