Ketua MPR: Upacara 17 Agustus Tidak Perlu Dipaksa

Back to Home

Apresiasi Kepada Grup Artha Graha

150820003agustus_20_scbdupacara

JAKARTA – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan  memberi apresiasi kepada  Grup Artha Graha yang menyelenggarakan upacara 17 Agustus di seluruh unit usahanya.  Menurutnya, pelaksanaan upacara 17 Agustus sebagai wujud untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.

“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Grup Artha Graha yang telah menyelenggarakan peringatan 17 Agustus,” ungkap Zulkifli Hasan kepada SH, Rabu (19/8).

Zulkifli mengingatkan, upaya menumbuhkan cinta Tanah Air tidak hanya tugas pemerintah. Menurutnya, usaha mencintai Ibu Pertiwi merupakan tugas semua warga negara.  Ketika ditanya seputar perlunya pemerintah memaksa perusahaan yang memiliki karyawan ratusan mengadakan upacara 17 Agustus, Ketua MPR itu menyatakan tidak perlu.

“Mengadakan perayaan 17 Agustus tidak perlu disuruh-suruh. Itu kesadaran yang tumbuh dari sanubari,” tegas Ketua MPR periode 2014-2019.

Sebagaimana diketahui,  Grup Artha Graha melakukan upacara bendera HUT ke-70 RI 17 Agustus di 45 titik di seluruh Indonesia dan membagi 70 tumpeng kepada peserta upacara dan masyarakat sekitarnya.  Kegiatan ini diikuti oleh 17.845 karyawan grup.

Setiap tahun, perusahaan yang didirikan oleh pengusaha nasional Tomy Winata melaksanakan upacara di Hotel Borobudur Jakarta.

Tahun ini di Jakarta, Artha Graha melakukan upacara bendera di Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD), Hotel Borobudur Jakarta (HBJ), Discovery Hotel & Convention Ancol (DHCA), dan Mal Artha Gading (MAG) serta semua unit-unit usaha di seluruh Tanah Air serta di Paviliun Indonesia di Milan Italia.

Sumber :

http://www.sinarharapan.co/news/read/150820002/ketua-mpr-upacara-17-agustus-tidak-perlu-dipaksa