Izin Kepemilikan Properti untuk Asing Terus Digodok

Back to Home

MESKI ada pro-kontra, pemerintah terus menggodok aturan megenai izin kepemilikan properti untuk warga negara asing (WNA). Menko Perekenomian Sofyan Djalil menyatakan kementerian terkait akan menjalankan rapat koordinasi membahas hal-hal teknis.

“Haknya nanti dicari, dari segi pembeli apakah memenuhi syarat dan memenuhi security. Kemudian dari segi hukum agraria tetap terlindungi, terutama hak-hak warga negara. Kepemilikan asing yang ada batasnya,” ujar Sofyan di Jakarta, kemarin.

Ia mencontohkan, pensiunan di negara maju yang ingin tinggal di negara tropis bisa beli properti di Indonesia. “Saat winter mereka habiskan tiga bulan tinggal di sini. Ini bisa menciptakan daya beli dan membuka lapangan kerja.”

CEO Indonesian Property Watch Ali Tranghanda menilai rencana pemerintah itu tidak masuk akal karena tidak ada dasar hukum yang membolehkan ekspatriat yang tidak tinggal di Indonesia memiliki properti di Indonesia. (*/E-3)

Media Indonesia | Jum’at, 24 Juli 2015 | Hal. 13