Ini Perusahaan yang Diperbolehkan Transaksi Pakai Dolar

Back to Home

Jakarta -Mulai 1 Juni 20bankindonesia15, Bank Indonesia (BI) mewajibkan seluruh kegiatan transaksi di Indonesia baik tunai maupun non tunai menggunakan rupiah.

BI telah mengeluarkan Surat Edaran BI (SEBI) No.17/11/DKSP tanggal 1 Juni 2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi yang melanggar, BI akan mengenakan sanksi baik denda maupun kurungan.

Plt Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Eko Yulianto mengatakan, kebijakan tersebut diberlakukan sejak dikeluarkannya surat edaran BI, namun ada pengecualian bagi perusahaan-perusahaan untuk bisa tetap melakukan transaksi menggunakan dolar Amerika Serikat (AS). Apa saja?

“Contoh mengenai SUN, perbankan yang diharuskan menggunakan valas, ada beberapa industri dengan karakteristik tertentu, yaitu perusahaan terkait infrastruktur strategis ini diperkenankan untuk tidak menggunakan rupiah tapi sifatnya tidak terus menerus,” jelas dia saat berbincang bersama media di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Dia menjelaskan, pengecualian penggunaan dolar AS bagi perusahaan penggarap proyek infrastruktur strategis ini diatur secara tegas. Proyek infrastruktur strategis di antaranya transportasi, jalan, perairan, telekomunikasi, listrik, dan migas.

“Ini diperjanjikan secara khusus akan diatur dalam SE ini, proyek infrastruktur strategis ini dikecualikan,” katanya.

Lebih jauh Eko menjelaskan, pengecualian ini tidak serta-merta didapat, perusahaan tertentu harus mendapatkan pernyataan resmi dari pemerintah terkait penggarapan proyek infrastruktur strategis. Selain itu, perusahaan tersebut juga harus mendapatkan izin dari BI.

“Jadi tidak serta merta memberikan, jadi BI akan melakukan assesment untuk memberikan persetujuan, mempertimbangkan sumber pembiayaan proyek,” terang dia.

Soal tata cara permohonan izin mendapatkan pengecualian, Eko menjelaskan, setiap perusahaan diwajibkan menyampaikan permohonan secara tertulis ke BI dengan kelengkapan dokumen seperti akta pendirian dan AD/ART, profil, surat penyertaan kementerian yang menyatakan proyek tersebut strategis.

“Ini surat menyurat disampaikan menggunakan bahasa Indonesia ke komplek BI gedung D lantai 5, Thamrin, Jakarta,” sebut dia.

Eko menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan sosialisasi dengan asosiasi pengusaha hotel dan restoran untuk mendorong penggunaan transaksi di dalam negeri menggunakan rupiah.

“Sudah ada MoU antara lain dengan asosiasi hotel dan restoran, asosiasi tiket indonesia, ini harus menggunakan rupiah,” pungkasnya.

Sumber :

http://finance.detik.com/read/2015/06/09/170454/2937645/5/1/ini-perusahaan-yang-diperbolehkan-transaksi-pakai-dolar