Indonesia dan 19 Negara COP-21 Deklarasikan Energi Bersih Dunia

Back to Home

Beritadaerah.co.id | 2 December 2015 | Panda

d7a4226c-b7ce-4d1c-8c97-82aeafd435aa_43

(Berita Daerah – Jakarta) Presiden Joko Widodo dalam lawatannya ke Paris menghadiri Pertemuan Para Pihak (Conference of Parties/COP) ke-21 pada hari Senin (31/11) melahirkan misi Inovasi Pengembangan Energi Bersih Dunia yang dideklarasikan oleh Presiden Joko Widodo berdampingan dengan 19 pemimpin negara lainnya dan sejumlah pimpinan bisnis multi-nasional. Dalam deklarasi Jokowi mengenai misi inovasi pengembangan Energi Bersih Dunia ini adalah misi global yang dibuat untuk memastikan terjadinya transformasi dan proses diseminasi yang dapat mengubah dunia agar lebih lestari dan berkelanjutan, dengan pelibatan sektor swasta dan publik.

Kesepakatan dengan 147 kepala negara yang hadir dalam COP ke-21 tersebut diharapkan dapat mempercepat penyebarluasan inovasi energi bersih sebagai upaya penting penanganan perubahan iklim. Percepatan dilakukan melalui berbagai inisiatif penyiapan energi bersih yang terjangkau, dapat diandalkan, dan dapat dinikmati oleh semua orang, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menjamin ketahanan energi. “Indonesia telah melakukan berbagai langkah dalam menurunkan emisi. Di bidang energi, Indonesia melakukan pengalihan subsidi BBM ke sektor produktif dan supaya mencapai sekurang-kurangnya 23 persen kontribusi energi terbarukan dari total bauran energi nasional pada tahun 2025, atau tiga kali lebih besar dari proporsi energi terbarukan Indonesia saat ini,” demikian disampaikan Jokowi dalam pertemuan pemimpin COP 21 di Paris.

“Indonesia adalah salah satu pemrakarsa Misi Inovasi. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah mempercepat pengembangan energi bersih dan terbarukan. Indonesia juga sedang mengembangkan sebuah pusat unggulan energi bersih untuk mendukung implementasi dari program-program energi bersih. Pusat unggulan yang direncanakan akan mulai beroperasi pada tahun 2016 ini akan berkontribusi pada pengembangan energi bersih di tingkat regional maupun global, melalui aktivitas pengonsolidasian pengetahuan, melakukan kegiatan penelitian, memfasilitasi investasi, dan mendukung pengembangan teknologi,” demikian pernyataan Sudirman Said yang dikutip dalam laman esdm.go.id (1/12).

Manfaat utama yang didapatkan oleh Indonesia sebagai salah satu pemrakarsa Misi Inovasi Energi Bersih Dunia adalah: 1) Indonesia terlibat secara proaktif dalam diplomasi internasional menentukan arah pengembangan energi dunia dan menjadi jembatan antara negara berkembang dan negara maju; 2) Memberikan berbagai kemudahan untuk mendapatkan akses terhadap teknologi energi bersih dari negara maju; 3) Mendapatkan kemudahan dalam menjaring investasi energi bersih sebagai bagian upaya mewujudkan kedaulatan energi bangsa, termasuk melalui program listrik 35.000 MW; 4) Mendapatkan kemudahan akses informasi, penelitian, dan pengembangan energi bersih yang berguna bagi masyarakat dan khususnya generasi muda bangsa; dan 5) menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan energi bersih di kawasan ASEAN dan sekitarnya melalui adanya pusat unggulan energi bersih yang saat ini dikembangkan di Bali. Pasca COP 21 Paris, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan pertemuan pertama Misi Inovasi Pengembangan Energi Bersih yang akan dilaksanakan di Bali pada tanggal 11-12 Februari 2016. Panda/Journalist/BD

Editor : Agustinus Purba

Image : Setkab

Sumber :

http://beritadaerah.co.id/2015/12/02/indonesia-dan-19-negara-cop-21-deklarasikan-energi-bersih-dunia/