Danayasa Buyback Saham Rp 797 Miliar

Back to Home

JAKARTA – PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD) menyiapkan dana sebesar Rp 797,3 miliar untuk pelaksanaan aksi pembelian kembali (buyback) saham perseroan. Buyback akan dilakukan maksimal 10% dari modal disetor.

Sekretaris Perusahaan Danayasa Arthatama Tony Soesanto mengungkapkan, tujuan pelaksanaan transaksi tersebut adalah untuk membantu stabilisasi harga saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun pembelian akan dilakukan pada harga yang dianggap wajar oleh pihak manajemen.

Dia menambahkan, aksi tersebut akan dilakukan secara bertahap dalam tiga bulan mendatang. “pelaksanaan transaksi pembelian kembali akan dilakukan mulai 13 Januari 2014 hingga 13 Maret 2014,” papar Tony dalam keterangan resminya di Jakarta, pekan lalu.

Perusahaan pengembang kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) itu juga telah menunjuk PT Onix Sekuritas sebagai perusahaan perantara dalam pelaksanaan transaksi.

Lebih jauh Tony menjelaskan, pembiayaan aksi buyback akan berasal dari saldo laba perseroan yang hingga akhir September 2013 lalu berjumlah sebesar Rp 1,75 triliun. Sementara itu, aset dan ekuitas perseroan akan berkurang seiring dengan dana pembiayaan yang akan di keluarkan untuk buyback. Jumlah aset Danayasa Arthatama per September 2013 adalah Rp 5,5 triliun. Jumlah itu akan berkurang menjadi Rp 4,7 triliun setelah adanya aksi pembelian.

Sedangkan ekuitas perseroan pada kuartal III-2013 tercatat sebesar Rp 4,33 triliun yang akan berkurang menjadi Rp 3,53 triliun.

Tony optimistis, aksi buyback yang dilakukan tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha. “Perseroan sampai saat ini memiliki modal kerja dan dana kas yang cukup untuk membiayai seluruh aktivitas pengembangan usaha dan operasional,” kata dia.

Hingga kuartal III-2013 perusahaan milik Tomy Winata itu memiliki kas dan setara kasĀ  sebesar Rp 1,31 triliun. Laba bersih hingga kuartal III-2013 tercatat sebesar Rp 1.72 triliun, melonjak dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 55,03 miliar.

Perseroan membukukan pendapatan usaha hingga kuartal III-2013 sebesar Rp 2,48 triliun, naik 393,7% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 502,26 miliar. (c02)

 

Sumber : Media Cetak Investor Daily

Terbit pada Senin, 13 Januari 2014 | Hal. 14