Artha Graha Peduli Berikan Bantuan Pengungsi Gunung Rokatenda

Back to Home

new_image2

20 Agu 2013 22:42 WIB

SINDOTRIJAYA.COM, JAKARTA – “Untung Tak Dapat Diraih, Malang Tak Dapat Ditolak”. Itulah ungkapan yang mungkin bisa menggambarkan perasaan masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Gunung Rokatenda, di Pulau Palue, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasca bencana erupsi Gunung Rokatenda (10/8), untuk kali ketiga, masyarakat Palue harus kembali menempati sejumlah tenda darurat yang dikonsentrasikan di Kantor Kabupaten Maumere.

Sebanyak tiga kali letusan gunung Rokatenda di tahun ini membuat Artha Graha Peduli (AGP) menyalurkan bantuannya kepada para penduduk Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, untuk ketiga kalinya pula.

Tahun ini merupakan tahun penuh duka bagi para penduduk di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, di NTT. Sudah sebanyak tiga kali masyarakat disana dirundung duka akibat meletusnya gunung Rokatenda di tahun ini.

Menurut informasi, saat ini para pengungsi ditempatkan di satu lokasi, yakni bekas Kantor Kabupaten Maumere. Sampai dengan Kamis (15/08) kemarin, jumlah mereka telah mencapai 779 jiwa dan diperkirakan akan ada penambahan lagi sebanyak 200 jiwa dalam beberapa hari ke depan.

Bencana yg diakibatkan oleh alam itu selalu menggerakan kepedulian Artha Graha Peduli (AGP). Untuk kali ketiga AGP memberikan bantuannya kepada para terdampak bencana erupsi Gunung Rokatenda. Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada para pengungsi yang berada di Kabupaten Maumere, NTT.

“Sebelumnya, pada 9 Februari dan 30 Maret lalu, AGP juga telah memberikan bantuan kepada para korban bencana erupsi Gunung Rokatenda. Jadi, ini adalah yg ketiga kalinya kami memberikan bantuan kepada saudara kami disana,” ungkap Silvy Hasan, Sekretariat AGP, di Jakarta (17/08).

Silvy menambahkan, bantuan yang diberikan kali ini disesuaikan dengan kebutuhan para pengungsi, di antaranya adalah terpal dan paket sembako. Mengenai personil yang turun ke lapangan dan logistik bantuan, ia mengaku pihaknya turut dibantu oleh mitra AGP yang berada di Maumere. Sehingga, proses pemberian bantuan bisa dilakukan dengan cepat.

Penyerahan bantuan AGP pada Sabtu (17/08), dilakukan oleh Tim Artha Graha Peduli yang diwakili oleh Pimpinan Bank Artha Graha Wilayah VI Bali-NTT Max P. Awaloei dan Pimpinan Bank Artha Graha Cabang Kupang Prijanto Makmum, bersama-sama dengan mitra AGP yang ada di Maumere.

Menurut salah seorang pengungsi disana, adanya bantuan dari AGP dirasa telah mengurangi beban penderitaan mereka. Namun demikian, masyarakat terdampak erupsi Gunung Rokatenda hingga kini masih sangat mengharapkan adanya perhatian serta bantuan dari pihak lainnya.

Bantuan AGP merupakan wujud kepedulian yang tertuang dalam salah satu pilar AGP, yakni Peduli Bencana dan Penanganan Korban Bencana. Dari tahun 90-an sampai sekarang, AGP selalu berupaya melakukan aksi tanggap darurat bencana guna meringankan beban penderitaan para korban bencana yang ada di seluruh Indonesia. Dalam beberapa kejadian bencana, tim tanggap darurat AGP tiba secara dini di lokasi bencana, seperti saat terjadi gempa di Aceh, Padang, Jogya, banjir DKI dan lainnya.

Hal ini tersebut tentunya sesuai dengan visi kepedulian Pendiri Artha Graha Peduli dan Artha Graha Network, Tomy Winata, yang senantiasa menekankan kepada seluruh jajarannya di pelosok nusantara untuk dapat menunjukkan kepedulian sosial dan kemanusiaan dimanapun berada, termasuk pula dalam hal lingkungan.

Sebagaimana telah diungkapkannya dalam suatu kesempatan, bahwa meskipun Artha Graha Network merupakan korporasi, tetap harus dapat memberikan manfaatnya bagi seluruh masyarakat, khususnya bangsa Indonesia.

“Saya lahir dan dibesarkan di Bumi Pertiwi Indonesia bersama dengan mitra-mitra Artha Graha Network di seluruh Indonesia. Sudah sepantasnya pada saat negeri ini sedang menghadapi berbagai kondisi yang perlu diatasi bersama, otomatis saya beserta seluruh jajaran AG Peduli dan AG Network, diminta atau tanpa diminta pemerintah, wajib membantu,” tegasnya. (ANP)

 

sumber : http://www.sindotrijaya.com/news/detail/4339/artha-graha-peduli-berikan-bantuan-pengungsi-gunung-rokatenda#.UhPy6z9y2rs