Artha Graha Harumkan Nama Indonesia Di Ajang World Expo Milano

Back to Home

Milan_Expo

Artha Graha Network (AGN) dan Artha Graha Peduli (AGP) menjadi salah satu wakil Indonesia pada World Expo Milano 2015. Acara bertaraf Internasional ini merupakan ajang pameran terbesar dan termashyur di dunia, diikuti 146 negara dan berlangsung selama enam bulan penuh dari hari Jumat 1 Mei sampai 31 Oktober 2015 di Milan, Italia. Keterlibatan AGN di World Expo Milano 2015 fokus kepada penyajian dan promosi makanan dan minuman khas Indonesia kepada sekitar 20 juta pengunjung pameran dari seluruh dunia.

Dalam siaran pers yang diterima RMOLJakarta‎, AGN mengirimkan chef–chef seperti Chef Reiky, Chef I Made Sandy, Chef Ali Muhajar, Chef Chasohid, Chef Sudar Pranoto, Chef Satyo Ardiyanto, Chef Ni Luh Putu Citianingsih, Chef I Made Putu Krishna dan Chef I Made Rai Mahendra yang menyajikan cita rasa khas Indonesia yang mendunia. Masing-masing chef memiliki keahlian mengolah makanan dengan mumpuni dan siap menjamu ratusan tamu selama expo berlangsung. Tim juru masak ini akan berkolaborasi dengan tim chef dari Desa Restaurant Amsterdam, yang dipimpin oleh Chef Effendy Ali.

Para chef nantinya akan bekerja di 3 outlet dari Bogor Café-Desa Restaurant termasuk fast food dan food stall untuk siap saji. Menu yang disajikan adalah menu khas dan otentik Indonesia. Bisa ditemui aneka ragam lauk-pauk seperti rendang, cah kangkung, ikan kari, acar kuning, telur balado dan lain sebagainya, yang disajikan lengkap dengan nasi. Tidak hanya itu, berbagai penganan manis juga dihadirkan, seperti kue banros, cantik manis, talam ubi, kue dadar gulung dan masih banyak lagi.

Pada pembukaan World Expo Milano, Jumat 1 Mei 2015 di Milan, Italia, hadir di Paviliun Indonesia Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, pendiri AGN dan AGP Tomy Winata, Duta Besar Indonesia untuk Italia August Parengkuan, pejabat dari KBRI Roma, dan masyarakat Indonesia di Italia. Pameran ini diperkirakan akan mendatangkan 20 juta pengunjung selama enam bulan penyelenggaraannya.

Sementara itu, Paviliun Indonesia akan menyuguhkan kekayaan alam dan kebudayaan Indonesia ke kancah internasional. Pemerintah menargetkan 2 juta pengunjung dapat mengenal Indonesia lebih jauh. Tahun ini menjadi tahun kedua Milan menjadi tuan rumah pameran, setelah yang pertama Milan International 1906. Ini juga keterlibatan keduakalinya bagi kelompok perusahaan yang didirikan oleh Tomy Winata itu setelah Shanghai Expo 2010.

Pavilion Indonesia berdiri di lahan seluas 175 meter persegi bersebelahan dengan negara Qatar dan Monaco. Produk yang akan dipamerkan antara lain pangan berupa rempah-rempah, kuliner, dan cokelat. Lalu sektor energi yaitu energi panas bumi dan sektor maritim yaitu potensi wisata bahari. Agar lebih menarik perhatian pengunjung, pavilion menggunakan layar tiga dimensi dilengkapi dengan pergelarantarian, musik dan peragaan kuliner Indonesia. Sehingga pengunjung bisa mendapatkan gambaran soal Indonesia dan seolah-oleh pengunjung merasakan telah berkunjung di Indonesia. Keikutsertaan Indonesia dalam ajang akbar World Expo Milano 2015 di Milan, Italia, ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat nation branding Indonesia dan mendongkrak ekspor.

source : http://www.rmoljakarta.com/read/2015/05/04/4426/Artha-Graha-Harumkan-Nama-Indonesia-Di-Ajang-World-Expo-Milano-