Artha Graha Gelar Pasar Murah Natal dan Tahun Baru

Back to Home
97297-116913-0-6171-b40f2b0c16190f747bca32454778f21bJurnas.com | Artha Graha melalui kegiatan Artha Graha Peduli kembali menggelar pasar murah. Pasar murah digelar secara serentak mulai Rabu (11/12), hingga 23 Desember mendatang.

Kegiatan sosial ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru dengan mengangkat tema “Berbagi Bersama Menyongsong Tahun Baru”.

Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), titik awal atau kick off pasar murah tersebut dimulai di Gereja Sungai Yordan di Komplek ITC Roxy Mas, Rabu (11/12).

“Dikenaikan harga bahan bakar minyak yang kemudian berimbas pada kenaikan harga bahan pokok atau sembako. Artha Graha Peduli pun berinsiatif menggelar acara pasar murah untuk meringankan beban masyarakat, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata Andy Kasih, Dirut Bank Artha Graha sekaligus koordinator Pasar Sembako Murahh Artha Graha Peduli.

Menurut Andy, ada 300 ribu paket yang disebar ke seluruh Indonesia di 42 kota dan 500 titik yang menjadi sasaran masyarakat kurang mampu.

Andy optimistis pembagian sembako murah tersebut tepat sasaran karena tim yang bertugas selama pelaksanaan kegiatan itu turun langsung ke masyarakat pada saat pembagian kupon.

“Pembagian kupon ini sudah kami lakukan jauh-jauh hari sebelum acara kick off ini dimulai. Jadi, kami lakukan survei dulu, berkoordinasi dengan lurah setempat. Kemudian, kami datangi rumah-rumah warga secara satu per satu atau door-to-door. Dengan cara itu kami bisa melihat dan mempertimbangkan secara langsung apakah dia pantas menerima kupon sembako murah atau tidak,” tutur Andy.

Andy mengungkapkan harga satu lembar kupon sembako murah tersebut mencapai Rp25.000. Dari harga tersebut, pihaknya telah memberikan subsidi sekitar 55 persen atau dari harga awal Rp55.000 per kupon sembako.

Dalam satu paket, bahan-bahan pokok yang diberikan terdiri dari mie instan, bihun, beras, gula pasir dan tepung terigu.

Andy mengatakan, Artha Graha Peduli sudah ada dilaksanakan sejak tahun 90an. Hasil dana yang diperoleh dari penjualan sembako, kata Andy selanjutnya akan digunakan untuk membeli sembako berikutnya agar dapat dibagikan pada masyarakat tidak mampu lainya, seperti di Yatim Piatu, dan Lansia.

Sementara pendiri Artha Graha Peduli Tomy Winata berharap, kegiatan sosial ini bisa bermanfaat untuk mengurangi beban masyarakat ditengah kesulitan.

“Kami wajib berupaya mengerahkan segenap daya untuk turut meringankan kondisi yang saat dihadapi khususnya oleh saudara-saudara se-Indonesa yang kurang mampu dan tidak mampu,” kata Tomy Winata.

Sumber : http://www.jurnas.com/news/116913/Artha_Graha_Gelar_Pasar_Murah_Natal_dan_Tahun_Baru/1/Nusantara/Ibu_Kota